Diversifikasi Pangan Desa Seberida: Polsek Batang Gansal Pantau Budidaya Pisang di Pekarangan Warga
BBI.COM, INHU — Polsek Batang Gansal kembali melakukan langkah konkret dalam mengawal Program Ketahanan Pangan Nasional di wilayah hukumnya. Pada Rabu (24/6/2026) sekira pukul 09.20 WIB, pihak kepolisian memperluas jangkauan pemantauan dengan meninjau komoditas non-beras melalui program “Pekarangan Bergizi” di Desa Seberida, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
Jika sebelumnya fokus tertuju pada tanaman hortikultura, kali ini peninjauan diarahkan pada sektor buah-buahan lokal yang memiliki potensi nilai ekonomi dan gizi yang tinggi bagi masyarakat setempat.
Peninjauan yang dilaksanakan oleh Brigpol Riski Saleh kali ini menyasar pekarangan rumah milik Bapak Parjok di Desa Seberida. Di lokasi ini, komoditas utama yang dipantau adalah budidaya tanaman pisang yang sudah mulai ditanam sejak Februari 2026 lalu.
Langkah turun ke lapangan ini dinilai krusial sebagai bentuk evaluasi berkala. Memasuki bulan keempat masa tanam, pemantauan ini penting untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal serta mendeteksi potensi kendala pertanian yang dihadapi warga sejak dini.
Kapolsek Batang Gansal, IPTU Jimmy Lano, S.Sos., menggarisbawahi bahwa pemanfaatan pekarangan untuk diversifikasi (penganekaragaman) pangan seperti menanam pisang merupakan langkah cerdas warga dalam menjaga ketahanan pangan mandiri.
”Ketahanan pangan tidak hanya bicara soal padi atau cabai. Komoditas seperti pisang sangat bagus untuk pemenuhan gizi keluarga sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi skala rumah tangga. Kami di lapangan bertugas memastikan program swadaya seperti ini terus berlanjut,” ungkap IPTU Jimmy Lano.
Aktivitas peninjauan yang berlangsung secara dialogis ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Polsek Batang Gansal secara konsisten terus mendata dan memetakan potensi pekarangan produktif di wilayahnya agar program ketahanan pangan ini berdampak jangka panjang dan tidak berhenti di tengah jalan.


