DPN PERMAHI Dorong Penguatan Organisasi, DPC Babel Siap Mengabdi untuk Masyarakat
BBI.COM, PANGKALPINANG – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPC PERMAHI) Bangka Belitung resmi memulai babak baru kepengurusan. Momentum ini ditandai dengan prosesi pelantikan, Seminar Nasional, dan Rapat Kerja (Raker) yang digelar di Gedung Operation Room Wali Kota Pangkalpinang, Minggu (21/6/2026).
Mengusung tema “Tumbuh Bersama, Maju Berdampak”, agenda ini menjadi pijakan strategis untuk memperkuat eksistensi PERMAHI sebagai wadah kaderisasi mahasiswa hukum yang berfokus pada pengabdian, advokasi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor hukum.
Pelantikan pengurus baru DPC PERMAHI Bangka Belitung yang dipimpin oleh Formatur Ketua, Jeby Fhahira, dilakukan langsung oleh Kepala Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LH & SDA) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERMAHI, Dimas Setyo Budi. Sementara itu, pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan dipandu oleh Sekretaris Bidang LH & SDA DPN PERMAHI, Yudha.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Dewan Pembina PERMAHI Bangka Belitung, I. C. Siregar, yang memberikan suntikan motivasi agar kepengurusan baru ini bergerak lebih aktif, progresif, dan memberikan kontribusi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dalam arahannya, Dimas Setyo Budi menegaskan bahwa pelantikan ini bukanlah akhir dari proses administrasi, melainkan awal dari tanggung jawab besar. Ia menuntut gerakan mahasiswa hukum saat ini harus lebih adaptif terhadap perkembangan zaman dan responsif terhadap dinamika sosial.
”PERMAHI harus menjadi ruang lahirnya kader-kader hukum yang tidak hanya menguasai teori dan regulasi di atas kertas, tetapi juga memiliki keberanian moral untuk hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa,” tegas Dimas.
Usai pelantikan, kegiatan langsung disambung dengan Seminar Nasional bertajuk “Satu Visi, Satu Gerak: Memperkuat Konsolidasi DPN–DPC sebagai Pilar Kebangkitan PERMAHI.”
Dalam sesi tersebut, Dimas Setyo Budi membedah pentingnya harmonisasi program antara pengurus pusat dan daerah. Menurutnya, konsolidasi yang solid adalah kunci utama agar agenda advokasi, edukasi hukum, dan pengabdian masyarakat dapat berjalan lebih terukur, terarah, dan berdampak luas.
Seminar ini sekaligus menjadi ruang dialektika strategis bagi para kader untuk merumuskan langkah konkret dalam menjawab tantangan hukum dan sosial yang spesifik terjadi di wilayah Bangka Belitung.
Rangkaian acara ditutup dengan Rapat Kerja (Raker) untuk menyusun manifesto dan program kerja objektif organisasi ke depan. Lewat raker ini, pengurus baru berkomitmen mengimbangkan antara penguatan kapasitas internal kader dengan aksi nyata di lapangan.
Melalui momentum ini, DPC PERMAHI Bangka Belitung ditargetkan mampu melahirkan generasi yuris muda yang kritis, berintegritas, solutif, serta siap mengawal isu-isu keadilan dan pembangunan di daerah.


