Titik Panas Meledak di Inhu, Kapolda Riau dan Pangdam Turun Langsung Instruksikan ‘Siaga Perang’ Karhutla
BBI.COM, INHU — Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mendadak jadi sorotan utama penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau. Berdasarkan pemantauan BMKG Stasiun Pekanbaru hingga Rabu (9/9) malam, Inhu menjadi penyumbang titik panas (hotspot) terbanyak di Riau dengan akumulasi mencapai 154 titik dari total 317 hotspot yang terdeteksi di seluruh provinsi.
Menanggapi anomali lonjakan titik api di kawasan tersebut, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo turun langsung ke titik penanganan karhutla di Desa Payarumbai, Kecamatan Sebrida, Kabupaten Indragiri Hulu.
Turunnya pimpinan tertinggi TNI-Polri di Riau ini mempertegas arahan penanganan darurat di lapangan. Di lokasi kebakaran lahan gambut seluas puluhan hektare tersebut, Kapolda Riau menginstruksikan seluruh personel gabungan untuk tidak meninggalkan area pemadaman sebelum api benar-benar padam total.
“Jika ada yang meninggalkan lokasi sebelum penanganan tuntas, kita akan berikan sanksi setimpal. Ini situasi ‘perang’ melawan api, kolaborasi dan konsistensi di lapangan adalah hal mutlak,” tegas Kapolda Riau Herry Heryawan saat memimpin pemantauan.
Lonjakan hotspot di Indragiri Hulu memicu perhatian serius karena wilayah ini menghadapi dua kondisi cuaca ekstrem sekaligus:
Tingkat Kerawanan Karhutla: Kebakaran lahan gambut terus meluas dengan 154 titik panas terdeteksi, didukung suhu udara panas yang mencapai 34 derajat Celsius dan kecepatan angin hingga 40 km/jam.
Peringatan Dini Hujan Ekstrem: Meski hotspot tinggi, BMKG memprakirakan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang melintasi Inhu sejak pagi hingga malam hari (10/9/2026).
Penanganan di Inhu saat ini melibatkan satgas gabungan TNI, Polri, BPBD, serta pemerintah daerah yang dipimpin langsung oleh Kapolres Inhu dan Dandim 0302/Inhu untuk memastikan proses pemadaman dan pendinginan lahan gambut berjalan tuntas. Penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan di area tersebut juga terus ditingkatkan.


