BMKG Minta 10 Daerah di Riau Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang, Titik Panas Melonjak Jadi 317
BBI.COM, PEKANBARU — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Provinsi Riau pada Kamis (10/9/2026). Masyarakat di 10 kabupaten/kota diimbau mewaspadai hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
10 wilayah terancam cuaca ekstrem tersebut meliputi Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Kampar, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kota Pekanbaru, dan Kota Dumai. Potensi hujan diprakirakan terjadi secara bertahap sejak pagi hingga dini hari, dengan cakupan terluas terjadi pada malam hari.
Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Yasir P., menjelaskan bahwa potensi hujan ringan hingga sedang sudah mulai membasahi wilayah Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, dan Indragiri Hulu sejak pagi hari.
“Potensi hujan semakin meluas pada malam hari. BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang terjadi di sebagian besar wilayah Provinsi Riau,” ujar Yasir dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).
Suhu udara di Riau hari ini berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–100 persen. Pergerakan angin bertiup dari tenggara ke barat dengan kecepatan 10–40 km/jam, sementara tinggi gelombang di perairan Riau tergolong aman pada kisaran 0,5–1,25 meter.
Di tengah ancaman hujan deras, pemantauan satelit justru mencatat lonjakan tajam titik panas (hotspot) di Provinsi Riau. BMKG mendeteksi sebanyak 317 hotspot hingga Rabu (9/9) pukul 23.00 WIB—melonjak lebih dari dua kali lipat dibanding hari sebelumnya yang tercatat 150 titik.
Sebaran Hotspot Riau: Indragiri Hulu menjadi penyumbang terbesar dengan 154 titik, disusul Kepulauan Meranti (37), Bengkalis (34), Pelalawan (24), Indragiri Hilir (22), Kuantan Singingi (17), Siak (14), Dumai (11), Kampar (2), serta Rokan Hilir dan Rokan Hulu masing-masing 1 titik.
Kondisi Regional Sumatera: Total hotspot di Pulau Sumatera mencapai 2.762 titik. Sumatera Selatan mencatat angka tertinggi dengan 1.668 titik, diikuti Jambi (247), Bangka Belitung (237), dan Lampung (126).


