Sinergi Jaga Pangan, Bhabinkamtibmas Kuala Cenaku Kawal Ketat Pertumbuhan Jagung Pipil di Desa Tanjung Sari
BBI.COM, INHU – Polsek Kuala Cenaku terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional di wilayah hukumnya. Pada Jumat (10/7) siang sekitar pukul 11.00 WIB, personel Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Cenaku, Aiptu M. Nurhadi, turun langsung ke lapangan untuk memantau dari dekat perkembangan tanaman jagung pipil.
Langkah ini menjadi bukti konkret bahwa kepolisian tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga ambil bagian dalam kesejahteraan pangan masyarakat.
Giat pemantauan hijau ini dipusatkan di atas tanah fasilitas Desa Tanjung Sari, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Di atas lahan seluas kurang lebih 0,5 hektare tersebut, hamparan tanaman jagung diproyeksikan menjadi salah satu lumbung ketahanan pangan lokal.
“Pengawasan yang dilakukan secara berkala ini bertujuan untuk memastikan setiap tahapan pertumbuhan tanaman berjalan optimal tanpa hambatan yang berarti,” tutur Kapolsek Kuala Cenaku, IPTU Awet L Nainggolan MH.
Ia menjelaskan, bahwa memasuki usia 38 hari setelah masa tanam, kondisi tanaman jagung pipil tersebut dilaporkan menunjukkan progres yang sangat positif dan tumbuh dengan subur.
“Guna mengantisipasi potensi gagal panen, petugas di lapangan juga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesehatan daun dan batang jagung,” kata Kapolsek.
Bahkan, sambung Kapolsek, tindakan preventif berupa penyemprotan hama telah sukses dilakukan untuk membasmi serangan ulat yang sempat muncul beberapa waktu lalu.
Hingga saat ini, proses perawatan dan pertumbuhan jagung pipil di Desa Tanjung Sari berjalan mulus tanpa adanya kendala atau hambatan yang berarti.
Cuaca dan kondisi tanah di wilayah Kecamatan Kuala Cenaku dinilai sangat mendukung, ditambah dengan respons cepat personel kepolisian bersama warga dalam memitigasi serangan hama sejak dini.
IPTU Awet L. Nainggolan MH., menegaskan bahwa laporan kegiatan ini telah diteruskan kepada Kapolres Inhu sebagai bentuk pertanggungjawaban berkala.
Pihaknya berharap, kesuksesan pemeliharaan lahan ketahanan pangan ini dapat menjadi pemantik semangat bagi desa-desa lain di wilayah Inhu untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi area produktif yang bernilai ekonomis tinggi.


