Hari Anak Nasional ke-42, Bupati Inhu Sentil Pelayanan RSUD Indrasari Saat Sambangi Pasien Anak
BBI. COM, INHU — Momen peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hulu tidak sekadar diisi dengan seremonial belaka. Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si., memboyong jajaran pejabat daerah menyisir ruang perawatan anak di RSUD Indrasari Pematang Reba, Senin (27/7/2026), sekaligus melontarkan teguran keras terkait kualitas pelayanan rumah sakit pelat merah tersebut.
Kunjungan yang dihadiri Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Inhu Suci Rahmiani Ade, unsur Forkopimda, Sekda Zulfahmi Adrian, serta jajaran Kepala OPD dan BUMN/BUMD ini awalnya diwarnai suasana haru. Rombongan menyapa satu per satu pasien cilik, menyerahkan Kartu Identitas Anak (KIA), hingga membagikan bingkisan untuk menghibur para orang tua dan anak yang tengah terbaring sakit.
”Selamat Hari Anak Nasional. Cepat sembuh dan jadilah anak yang hebat,” ujar Ade Agus Hartanto saat memberikan semangat kepada salah satu pasien anak.
Namun, agenda tak berhenti pada aksi simpatik. Bupati Inhu langsung mengambil langkah tegas dengan melakukan inspeksi mendadak ke fasilitas pelayanan informasi dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Indrasari. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan bahwa hak dasar anak dan masyarakat atas layanan kesehatan yang layak benar-benar terpenuhi, bukan sekadar jargon.
Di hadapan jajaran manajemen dan tenaga medis RSUD Indrasari, Bupati menegaskan pentingnya evaluasi total dan sikap rendah hati dalam melayani masyarakat. Pihak rumah sakit diminta tak cepat berpuas diri dengan kondisi yang ada saat ini.
”Koreksi dan introspeksi harus terus dilakukan. Jika pelayanan sudah baik, tingkatkan lagi. Apabila ada kendala, segera didiskusikan dan dicarikan solusi. Pelayanan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan. Mudah-mudahan semua berjalan baik dan lancar. Saya titip pasien,” tegas Ade.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Inhu memanfaatkan momentum HAN ke-42 yang berlangsung selama dua hari hingga Selasa besok sebagai batu pijakan untuk membenahi sektor-sektor vital. Perlindungan hak anak di Indragiri Hulu kini dituntut nyata, mulai dari jaminan fasilitas pendidikan, lingkungan sosial yang aman, hingga standar pelayanan kesehatan yang tanpa kompromi.


