Bhabinkamtibmas dan Petani Desa Ringin Berjibaku Kawal Swasembada Pangan di Tengah Cuaca Ekstrem
BBI. COM, INHU — Komitmen menyukseskan program Asta Cita Presiden terkait ketahanan pangan nasional terus digulirkan di tingkat tapak. Di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), personel Bhabinkamtibmas Polsek Batang Gansal turun langsung ke ladang untuk mendampingi kelompok tani lokal guna memastikan program swasembada pangan berjalan sesuai target, Rabu (17/6/2026).
Langkah konkret ini ditunjukkan oleh Bripka Habibi Simamora bersama Briptu Syahrul Rahmadhani, S.H. Dua personel Bhabinkamtibmas tersebut melakukan pemantauan dan pengecekan intensif terhadap fase pertumbuhan tanaman jagung pipil di Desa Ringin, Kecamatan Batang Gansal.
Kapolsek Batang Gansal, IPTU Jimmy Lano mengatakan, Program ini merupakan bagian dari mengawal ketahanan pangan 2026. “Kendati demikian, kolaborasi di lapangan kini menghadapi tantangan alam nyata berupa cuaca panas ekstrem yang mulai mengancam hasil panen warga,” katanya.
Ia memaparkan, Komoditas jagung pipil ini ditanam secara tumpang sari oleh Kelompok Tani (Poktan) Subur Tani di atas lahan milik kelompok mereka sendiri. Saat ini, usia tanaman jagung dilaporkan telah memasuki fase krusial, yakni sekitar \pm 100 hari setelah tanam.
Berdasarkan hasil peninjauan langsung di lapangan pada pukul 09.05 WIB, petugas mencatat adanya hambatan vegetatif pada tanaman. Faktor cuaca panas yang melanda wilayah Inhu dalam beberapa waktu terakhir diakui sedikit mengganggu optimalisasi pertumbuhan jagung.
”Pengecekan berkala ini penting dilakukan agar kita mengetahui kendala riil petani di lapangan. Sinergi ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya mendengarkan keluhan petani, seperti dampak cuaca panas ini, agar bisa dicarikan solusi pengairan atau perawatan bersama,” ujar IPTU Jimmy.
Polsek Batang Gansal berkomitmen untuk terus mengawal aktivitas Kelompok Tani Subur Tani hingga masa panen tiba, demi menjaga stabilitas pasokan pangan daerah.


