Tatap Tahun 2026, Pemkab Inhu Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Kabupaten Layak Anak
BBI.COM, INHU – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2025.
Kegiatan yang berlangsung di penghujung tahun ini dipimpin langsung oleh Bupati Inhu yang diwakili Plt. Staf Ahli Bupati (SAB) Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Suyono SE, di Aula Bappeda lt. II Kantor Bappeda, Selasa (23/12/2025).
Rapat koordinasi ini menjadi momentum krusial bagi Pemkab Inhu untuk mengevaluasi capaian sekaligus menyusun strategi matang dalam mempertahankan serta meningkatkan prestasi di bidang perlindungan dan pemenuhan hak anak.
Rapat diawali dengan Laporan Kepala Dinas DPPPA, Evi Irma Junita SKM, M Kes, dan Ekspos Hasil Evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2025 oleh Wakil Ketua Gugus Tugas KLA, Kepala Bappeda Inhu Bobby Mauliantino ST MT.
Dalam forum tersebut, Bobby menekankan pentingnya program KLA sebagai bagian dari perwujudan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati. “Mewujudkan Kabupaten Indragiri Hulu sebagai pusat pelayanan industri barang dan jasa dalam lingkungan masyarakat yang religius, berbudaya, serta sejahtera pada tahun 2029,” paparnya.
Dalam pada itu, Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi Umum Suyono SE dalam sambutannya sekaligus membuka acara mengapresiasi dan menyambut baik terselenggaranya rapat koordinasi hari ini.
“Saya berharap forum ini dapat menghadirkan kesamaan persepsi sekaligus penguatan kolaborasi lintas sektor guna menatap tahun depan mewujudkan Kab. Inhu yang semakin ramah dan layak bagi anak,” ucapnya
Dia memberikan apresiasi atas raihan penghargaan KLA kategori Nindya selama tiga tahun berturut-turut hingga tahun 2024 dan menekankan agar seluruh pihak tidak cepat berpuas diri.
”Atas capaian ini, tentu kita semua bersyukur namun hendaknya tidak membuat kita berpuas diri, justru capaian ini harus menjadi pemacu semangat kita untuk terus melakukan perbaikan dan penguatan pada berbagai aspek penyelenggaraan kabupaten layak anak di daerah kita,” ucap Suyono.
Suyono berharap agar rapat koordinasi ini nantinya juga menjadi fondasi penting bagi seluruh OPD untuk mempersiapkan Evaluasi Mandiri KLA Tahun 2026 yang akan dimulai pada Januari mendatang. Bupati meminta seluruh pihak bekerja secara terpadu dan menyajikan data yang valid sesuai kondisi riil di lapangan.
”Apa yang kita putuskan hari ini akan menentukan wajah Indragiri Hulu di masa depan. Anak-anak kita bukan hanya objek pembangunan, melainkan subjek masa depan daerah. Mari jadikan rakor ini ruang untuk menyatukan niat demi Inhu yang aman, ramah, dan layak bagi anak,” harapnya.
Acar ditutup dengan Penandatanganan Komitmen Bersama Mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA). Penandatanganan ini dilakukan secara kolektif oleh unsur Forkopimda Inhu, para Kepala OPD, serta Camat se-Kabupaten Inhu.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Administrasi Umum Riswidiantoro, SE, Ketua I TP PKK Inhu Hj. Rina Etika, S Pd, jajaran Tim Gugus Tugas KLA, serta tamu undangan terkait lainnya.


