Soal Sopir Truk Positif Narkoba Terjaring di Operasi Patuh LK 2025, Ini Penjelasan Kasat Lantas Polres Inhu
BBI. Com, INHU – Seorang sopir penikmat narkoba dan alkohol terjaring Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu), saat menggelar Operasi Patuh Lancang Kuning (LK) 2025, di Jalan Lintas Timur Simpang Tugu Patin, Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Sabtu (19/7/2025).
Sopir truk angkatan barang jenis tronton, merek Hino berinisial AD, diketahui positif mengonsumsi narkoba setelah dilakukan tes urine oleh tim Dokter Kesehatan (Dokkes) Polres Inhu.
Terkait hal tersebut, Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si diwakili Kasat Lantas, AKP Eri Asman, SH menjelaskan, bahwa pagi itu, Satlantas bersama Dokkes Polres Inhu melaksanakan operasi dengan target tes urine terhadap sopir angkutan barang.
Selain memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan dan perizinan lainnya, para sopir truk angkutan barang dan kernet diminta turun, lalu diambil sampel urine, kemudian di uji dengan tester yang telah disiapkan Dokkes Polres Inhu.
Kemudian, melintas 1 unit truk tronton merek Hino warna hijau, setelah truk berhenti, sopirnya diminta turun dan diambil sampel urine. Selang beberapa menit kemudian, tim Dokkes memberi tahu jika urine sopir truk tersebut positif mengonsumsi narkoba.
“Karena ini menyangkut dengan narkoba, sopir bersangkutan kita serahkan ke Satres Narkoba Polres Inhu untuk pemeriksaan selanjutnya atau pembinaan,” ucap Kasat.
Kejadian tersebut, lanjut Kasat, membuktikan jika masih ada sopir-sopir nakal yang mengonsumsi narkoba dan alkohol saat berkendara. “Hal ini sudah pasti dapat membahayakan keselamatan diri sopir dan pengguna jalan lain, apalagi, truk angkutan barang umumnya berbobot besar yang berakibat fatal jika tejadi kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Terakhir, Kasat mengimbau para sopir kendaraan angkutan barang dan orang, menjauhi narkoba atau minuman keras ketika mengendarai kendaraannya.
“Kedepan, terutama selalu Operasi Patuh, penertiban dan tes urine sopir kendaraan angkutan maupun kendaraan lain akan kita tingkatkan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Kasat.


