Penuhi Depan Rumdis Bupati dan SDN 006, Deretan Papan Bunga Apresiasi Keberhasilan Perjuangan Hak Libur Guru Inhu
BBI. COM, INHU — Pemandangan berbeda terlihat di depan Rumah Dinas Bupati Indragiri Hulu (Inhu) dan SDN 006 Rengat hari ini. Deretan papan bunga ucapan selamat dan apresiasi tampak berjejer rapi, menarik perhatian masyarakat yang melintas.
Aksi simbolis ini merupakan bentuk apresiasi spontan dari para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Guru Angkatan 2019 atas keberhasilan perjuangan hak-hak guru di wilayah tersebut.
Berdasarkan pantauan di lapangan, papan bunga tersebut dikirimkan sebagai bentuk ucapan terima kasih langsung yang ditujukan kepada dua tokoh kunci, yakni Bupati Indragiri Hulu, atas kebijakan progresifnya yang resmi memberikan dan menjamin Hak Libur Semester bagi para tenaga pendidik serta Evi Susanti, Ketua PGRI PC Kecamatan Rengat, yang juga berdinas di SDN 006, atas kegigihannya dalam mengawal aspirasi para guru dari lini depan.
”Ini adalah bentuk kebahagiaan dan apresiasi tertinggi kami dari PNS Guru Angkatan 2019. Perjuangan panjang ini akhirnya membuahkan hasil yang berkeadilan,” ujar salah satu perwakilan guru, Senin (22/6/2026).
Dampak dari kebijakan terbaru per 21 Juni 2026 ini membawa angin segar bagi ekosistem pendidikan di Inhu. Aturan mengenai Work from Office (WFO) dan Work from Home (WFH) yang selama ini dinilai membebani guru saat masa libur sekolah, kini resmi dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi.
Dengan dicabutnya aturan tersebut, para guru kini mendapatkan hak libur semester secara penuh, selaras dengan kalender akademik yang berlaku bagi para siswa. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan mental dan profesionalisme tenaga pendidik.
Aksi apresiasi lewat papan bunga ini langsung viral di media sosial dan mendapat respons positif dari lintas kalangan. Langkah Bupati Inhu dan Ketua PGRI PC Rengat dianggap sebagai preseden baik bagaimana regulasi daerah seharusnya berpihak pada hak-hak normatif guru.
Hingga berita ini diturunkan, deretan papan bunga masih terus bertambah di sepanjang lokasi, menjadi simbol kemenangan diplomasi dan perjuangan para pahlawan tanpa tanda jasa di Indragiri Hulu.


