Empat Dekade IKK-INHU Jabodetabek: Bupati Ajak Perantau Jadi Jembatan Emas Pembangunan Bumi Narasinga
BBI.COM, JAKARTA TIMUR – Menginjak usia empat dekade, Ikatan Keluarga Kabupaten Indragiri Hulu (IKK-INHU) Jabodetabek membuktikan diri bukan sekadar wadah pelepas rindu kampung halaman. Lebih dari itu, organisasi ini ditantang untuk menjadi mitra strategis dalam mengakselerasi pembangunan daerah.
Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Inhu, Zulfahmi Adrian, AP, M.Si., yang hadir mewakili Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si., dalam puncak perayaan Milad ke-40 IKK-INHU di Gedung Pertemuan SG-2 Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (18/7/2026).
Turut mendampingi Sekda dalam agenda krusial ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfotik) Ergusfian, S.Sos., serta Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Efri Maryoni, ST, MT.
Membacakan pidato resmi Bupati, Sekda Zulfahmi memberikan apresiasi tinggi atas ketahanan dan konsistensi organisasi perantauan ini selama 40 tahun terakhir.
“Empat puluh tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Empat dekade merupakan bukti nyata bahwa organisasi ini telah menjadi rumah besar bagi masyarakat Indragiri Hulu di tanah perantauan. Sebuah wadah yang terus konsisten menjaga silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menjadi jembatan yang menghubungkan kampung halaman,” cetus Zulfahmi di hadapan ratusan tokoh masyarakat yang hadir.
Di hadapan para perantau, Pemkab Inhu juga memaparkan progres agresif pembangunan daerah saat ini. Inhu tengah gencar melakukan pembenahan total di sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi kerakyatan, hingga peningkatan kualitas SDM.
Sebagai langkah konkret, jajaran Pemkab Inhu bahkan baru saja merampungkan roadshow maraton ke sejumlah kementerian di Jakarta untuk menjemput langsung program pusat serta mengajukan berbagai proposal strategis demi kemajuan daerah.
Momentum milad ke-40 ini dimanfaatkan Pemkab Inhu untuk melayangkan ajakan terbuka. Diaspora Inhu di Jabodetabek yang dinilai memiliki jaringan luas dan kapasitas mumpuni, ditantang untuk berkontribusi lebih nyata sebagai mitra pembangunan.
“Kami menyadari sepenuhnya bahwa membangun daerah tidak cukup hanya mengandalkan birokrasi pemerintah. Kami membutuhkan dukungan, gagasan, jaringan, pengalaman, serta kolaborasi dari seluruh putra-putri terbaik Indragiri Hulu di perantauan. Pintu kami terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin menyumbangkan ide, investasi, maupun inovasi,” tegas Zulfahmi meneruskan pesan Bupati.
Perayaan tahun ini mengusung tema besar “Empat Dekade Menjunjung Marwah Melayu”. Nuansa adat Melayu Bumi Lancang Kuning terasa sangat kental sepanjang acara, dibuka dengan Tari Persembahan Sekapur Sirih dan dilanjutkan dengan prosesi sakral Tepuk Tepung Tawar yang diikuti oleh para tokoh VIP, pendiri, sesepuh, serta jajaran pengurus.
Sebagai simbol rasa syukur dan matangnya usia organisasi, puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng.
Acara ini turut dihadiri oleh deretan tokoh penting dan pemangku kebijakan, di antaranya, Ketua DPRD Inhu, Sabtu P. Sinurat, Sultan Indragiri ke-27, Sultan Tengku Parameswara, S.H., Ketua Umum IKA INHU / Ketua Umum MKA LAMR, Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf, Ketua Umum DPH LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, Ketua Umum PMRI, Dr. H. Rusli Effendi, S.Pd.I., SE., M.Si., serta Ketua Umum IKK-INHU Jabodetabek, Datuk H.M. Hadi Haz.
Milad ke-40 ini bukan sekadar seremoni ulang tahun, melainkan momentum krusial untuk mempererat sinergi trans-regional antara pemerintah daerah dan kaum urban Inhu demi lompatan kemajuan di Bumi Narasinga.


