Bentengi Generasi Muda dari Disinformasi, Pemkab Inhu Gelar Festival Literasi
BBI.COM, INHU — Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Festival Literasi Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Inhu, Selasa (27/10/2026) pagi.
Mengusung tema “Dari Bumi Indragiri, Literasi Menggerakkan Negeri”, ajang edukatif ini diselenggarakan sebagai langkah strategis memperkuat budaya membaca sekaligus menjawab tantangan literasi digital yang kian masif di tengah masyarakat.
Dalam pengarahannya, Bupati Ade Agus Hartanto menegaskan pentingnya penguatan literasi sebagai benteng pertahanan masyarakat dari gempuran disinformasi dan berita bohong (hoaks).
“Literasi mengajak kita untuk berpikir kritis. Dengan literasi yang baik, kita terhindar dari informasi palsu yang sangat mudah menyebar di era digital saat ini. Memperkaya kemampuan literasi adalah keharusan yang harus disesuaikan dengan perkembangan zaman,” tegas Ade di hadapan para peserta dan undangan.
Ia juga menyoroti peran penting pendidik dan orang tua dalam mendampingi generasi muda yang kini tumbuh di era serba digital. Menurutnya, pemahaman literasi bukan sekadar membaca, melainkan kemampuan menganalisis dan memahami konteks informasi secara utuh.
Festival yang berlangsung selama tiga hari (27–29 Oktober 2026) ini diisi dengan berbagai agenda bernilai edukatif. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah peluncuran 2 Jilid buku dari 46 Orang Penulis karya peserta Bimbingan Teknis Penulisan Berbasis Konten Budaya Lokal. Karya kolektif tersebut terbit dengan judul utama: “Hari Ini Cinta Bertemu di Layar, Dahulu Ia Berlayar dalam Surat Kapal.”
Selain peluncuran buku, panitia bekerja sama dengan Kantor Pos Rengat menggelar program khusus Menulis Surat. Melalui program ini, masyarakat khususnya anak-anak dan remaja diajak menulis surat resmi yang dapat ditujukan langsung kepada Pemerintah Daerah Inhu dan dikirimkan via kantor pos.
“Dahulu orang bersurat itu kaya akan nilai literasi, mulai dari merangkai kata hingga menyusun kalimat. Kita ingin membangkitkan kembali tradisi berpikir runtut dan santun tersebut,” ujar Bupati.
Tak hanya seremonial, Bupati Inhu memanfaatkan momen tersebut untuk mendesak seluruh pengelola perpustakaan sekolah, perpustakaan desa, hingga Taman Bacaan Masyarakat (TBM) se-Kabupaten Inhu agar aktif menyetorkan data kondisi riil di lapangan.
“Tanpa data yang akurat, kebijakan yang dirumuskan tidak akan tepat sasaran. Kita butuh basis data yang kuat agar program pengembangan literasi benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Inhu sekaligus Ketua Pelaksana, Venisa Dwipa Sari, S.Psi., M.Psi., menyampaikan apresiasi atas komitmen penuh Pemkab Inhu serta kehadiran Bunda Literasi Kabupaten Inhu, Suci Rahmiani, S.Sos., M.Psi., yang terus mendampingi gerakan literasi daerah.
“Festival ini merupakan komitmen berkelanjutan kami untuk mempromosikan peran perpustakaan sebagai pusat peradaban dan pembentukan karakter masyarakat di Indragiri Hulu,” pungkas Venisa.
Rangkaian Festival Literasi Inhu 2026 dipastikan akan terus bergulir hingga Kamis (29/10/2026) dengan berbagai perlombaan dan kegiatan literasi terbuka untuk umum.


