Manfaatkan Lahan Mandiri, Warga Desa Ringin Rawat 1.000 Batang Cabai Dipantau Polsek Batang Gansal
BBI.COM, INHU – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional melalui program “Pekarangan Pangan Bergizi” terus bergulir masif di wilayah hukum Polsek Batang Gansal. Kali ini, aksi nyata pemanfaatan lahan secara swadaya oleh masyarakat menjadi fokus pemantauan pihak kepolisian dalam mendukung program prioritas Asta Cita Presiden RI.
Pada Selasa (9/6/2026), personel Polsek Batang Gansal, Aiptu Hemat Hartoya Sianturi, S.H., turun langsung ke lapangan untuk meninjau perkembangan salah satu pekarangan pangan mandiri milik warga di RT 003 RW 02 Dusun 02, Desa Ringin, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
Kepada Wartawan, Ia menjelaskan, bahwa dengan menggunakan metode tradisional dan pola pengelolaan perorangan, pekarangan ini kini telah ditanami sebanyak 1.000 batang cabai yang mulai ditanam sejak 1 Mei 2026 lalu.
Dikatakannya, meskipun lahan ini masuk dalam kategori non-percontohan, inisiatif mandiri dari warga perorangan seperti ini justru menjadi kunci keberhasilan ketahanan pangan yang sesungguhnya.
”Kami sangat mengapresiasi semangat swadaya warga di Desa Ringin ini. Dengan memanfaatkan sarana prasarana yang ada seperti tali dan kayu penyangga, mereka mampu merawat 1.000 batang cabai secara tradisional di pekarangan rumah,” ungkapnya.
Aiptu Hemat menegaskan, dengan hadirnya Polsek Batang Gansal di tengah perkebunan cabai ini bertujuan untuk memberikan dukungan, memastikan kendala petani di lapangan dapat termonitor, serta memotivasi warga lain agar tergerak memanfaatkan sejengkal tanah di sekitar rumah mereka.
Melalui optimalisasi pekarangan pangan bergizi, diharapkan kebutuhan komoditas dapur seperti cabai dapat terpenuhi secara mandiri di tingkat keluarga sekaligus menekan laju inflasi daerah. Seluruh rangkaian kegiatan pemantauan tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.


