Manfaatkan Lahan Samping Rumah, Warga Seberida Sukses Budidaya 1.500 Ekor Patin Dikawal Polsek Batang Gansal
BBI.COM, INHU – Program prioritas Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan terus bergulir dan berakar kuat hingga ke tingkat desa. Di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), program “Pekarangan Pangan Bergizi” (P2B) sukses memicu kreativitas warga untuk menyulap lahan terbatas menjadi sumber pangan produktif.
Salah satu contoh nyata terlihat di Desa Percontohan Desa Seberida, Kecamatan Batang Gansal. Pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, Polisi Penggerak Desa Seberida, Aiptu H. Sianturi, S.H., turun langsung ke lapangan untuk melakukan monitoring dan peninjauan langsung program P2B di wilayah tersebut.
Sasaran peninjauan kali ini tertuju pada pekarangan produktif milik salah seorang warga bernama Bapak Legimin. Di bawah pengawalan kepolisian, pekarangan di samping rumahnya kini telah disulap menjadi kolam budidaya perikanan yang potensial.
”Di lahan samping rumah Legimin, saat ini tengah dikembangkan budidaya ikan jenis patin dengan jumlah mencapai 1.500 ekor. Ini adalah contoh konkret pemanfaatan pekarangan yang sangat baik,” ungkap Kapolsek Batang Gansal, IPTU Jimmy Lano.
Kehadiran Polisi Penggerak Desa di lokasi ini bukan sekadar memantau, melainkan juga untuk memberikan dukungan moral dan memastikan program strategis nasional ini berjalan optimal di tingkat akar rumput. Desa Seberida sendiri diproyeksikan menjadi desa percontohan agar memotivasi warga lain untuk melakukan hal serupa.
Melalui program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) ini, diharapkan pemenuhan gizi keluarga dapat dimulai dari lingkungan rumah sendiri sekaligus mampu memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa secara mandiri.
Hingga kegiatan monitoring selesai dilaksanakan, seluruh rangkaian peninjauan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Budidaya ikan patin milik warga ini diharapkan dapat segera panen dengan hasil maksimal demi mendongkrak ekonomi dan gizi masyarakat lokal.


